Salamku Sahabat!

Sahabat!
Tak terasa waktu bergulir cepat. Usia dan pengalaman hidup tentu menjadi anugerah tak terkira. Adakah terselip rasa rindu pada sahabat lama? membayangkan jutaan pengalaman pahit dan manis yang menyertai keremajaan kita dulu. Itu semua adalah nikmat yang mendewasakan kita kini.
Ah, seperti sebuah rekaman film berjalan di pelupuk mataku. Ada kau, dia, mereka, mengulurkan tangan hendak menjabatku erat dengan wajah selaksa rindu, seperti jernih embun di pagi hari. Jangan hapus kenangan ini, tolong.
Mari kita himpun lagi jejak-jejak yang mungkin pernah kita abaikan atau hilang begitu saja dihempas waktu. Aku, kau, mereka, dia, dan semua yang menjadi saksi, untuk menyatu kembali, membangun mimpi-mimpi baru bersama, yang mungkin dahulu pernah menjadi cita-cita namun belum terwujud karena tiada daya: mungkin inilah saatnya kita wujudkan mimpi-mimpi. Kita sudah saatnya membangun istana secara nyata, bahu-membahu demi apapun yang pernah kita renungkan saat remaja.
Reuni ini mari kita songsong bersama.
Reuni dilaksanakan pada tanggal 3 September 2011, pukul 15.00 - selesai lokasi menyusul (tentu saja di Magelang tercinta).
Kontribusi minimal Rp.100.000/ alumni dan atau Rp.200.000/ alumni+keluarga
Silakan kirim ke:
BANK MANDIRI NO REK. 136-00-0660527-0 a.n SRI FARHATI WAHYUNINGSIH

Batas akhir pendaftaran peserta adalah tanggal 6 Agustus 2011 dan batas transfer biaya tanggal 27 Agustus 2011. Mohon segera konfirmasikan kehadiranmu!

Konfirmasi lebih lanjut:
Yudion Ronanto 0816686060, Rini Eka Handayani 081578832232, Farhati Atik 081578337227, Danu Sang Bintang 0818279430, Muh. Sholeh 08176749434, Triyadi Yuliantono (Entik) 08121567910.




Selasa, 09 Agustus 2011

KITA=kau dan aku

Sahabat.
Sedih rasanya jika mendengar ada sahabat kita yang menanggapi dingin reuni hanya karena dia tak cukup percaya diri. Banyak alasan untuk tidak percaya diri. Diantaranya mungkin karena jobless, merasa miskin, merasa tak cukup sukses untuk dipamerkan. Untuk dipamerkan? Untuk pamer kepada siapa? apa dengan pamer kita jadi naik prestasi hidupnya? Tapi ini terjadi. Kejadian yang seharusnya tak perlu ada. Bukan untuk tujuan itu reuni ini ada. Datanglah saja sebagai dirimu seutuhnya. Masing-masing dari kita bahkan tak berhak menilai satu sama lain. Jika kita masih suka menilai, kita berarti menghina Tuhan. Karena Dia menciptakan kita semua dengan selaksa cinta kasih tanpa beda.
Dari awal bertemu, team panitia sepakat, tak boleh ada yang membawa atribut apapun selain sebagai sahabat. Tak peduli itu juragan, perwira, boss, bawahan, kere jalanan, atau apapun. Kita adalah kau dan aku. Bukankah manusia fitrahnya berusaha, sementara hasil mutlak milik Allah? jadi jangan berhenti bersyukur atas apa yang kita dapat, sahabat.
Coba lihat dari sisi positifnya. Dengan kita berkumpul, berkomunikasi, kita jadi tahu bagaimana kabar terbaru sahabat-sahabat kita. Siapa tahu, justru dengan pertemuan ini kita terbuka wawasannya, atau memiliki peluang usaha yang lebih besar? siapa tahu? please, jangan membatasi diri. Jangan berhenti untuk selalu membaikkan dirimu, sahabat. Jadi, tolong sampaikan pesan ini kepada sahabat2 yang belum terbuka hatinya. Bantulah mereka.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar